om-onny.com: Home » Agama Islam, Kesehatan » Dahsyatnya Keistimewaan Sholat Tahajud

Dahsyatnya Keistimewaan Sholat Tahajud

Dahsyatnya keistimewaan sholat tahajud. Sholat tahajjud merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasululloh SAW untuk dilakukan oleh seluruh umat muslim. Rosululloh SAW menganjurkan, agar setiap umat muslim selalu melakukan sholat tahajud pada setiap malam. Adapun waktu yang paling utama melakukan sholat tahajud adalah sepertiga malam. Ternyata sholat tahajud mempunyai berbagai macam keistimewaan dan keajaiban yang tersembunyi. Keistimewaan yang paling utama adalah diangkatnya derajat insane yang selalu menjalankan sholat tahajud secara istiqomah ke maqom mahmudah atau tingkatan terpuji.

Selain keistimewaan tersebut, ternyata tubuh ahli sholat tahajud mempunyai immune atau kekebalan tubuh yang sangat prima. Hal ini bisa dibuktikan secara ilmiah oleh Prof. Dr. Drs. H.M Sholeh MPD, PNI selaku penemu terapi tahajud psikoneuroimunologi dan pemilik rumah sehat Avicenna.

Secara sederhana Psikoneuroimunologi dapat diartikan sebagai bentuk kekebalan tubuh yang didapat dari kondisi psikologi dan keadaan jiwa seseorang. Atau bisa juga diartikan sebagai hubungan antara keadaan otak/ saraf, pkisis dan kekebalan tubuh seseorang. Jadi, secara Psikoneuroimunologi kesehatan seseorang akan terganggu ketika ada gangguan pada aspek psikologis.

Beliau menyebutkan bahwa etiologi (penyebab) timbulnya penyakit ada lima, yaitu: pola pikir, pola makan, pola laku, pola lingkungan (missal radiasi), serta kehendak Alloh SWT. Beliau juga menyebutkan bahwa pada dasarnya sumber dari berbagai penyakit adalah faktor ketidakikhlasan dan kesombonganyang bercokol di hati. Orang yang sombong, dengki dan tidak ikhlas cenderung lebih rentan terhadap stress. Sementara itu jika kita stress tubuh kita akan mengeluarkan Hormone cortisol, yaitu suatu hormone yang dihasilkan oleh cortex adrenal (suatu kelenjar yang berada di ginjal bagian atas) dan hanya akan keluar jika kita stress. Cortisol akan menyebabkan protein dari berbagai jaringan smidal otot dsb-kesuali protein pada hati dilepaskan untuk kemudian diubah lagi menjadi glukosa. Cortisol yang meningkat menyebabkan penurunan sel-sel makrofag, basofil, ionofil dll dalam tubuh, dimana sel-sel tersebut pada dasarnya berfungsi `memakan` sel-sel abnormal dalam tubuh. Jika sel-sel tadi jumlahnya semain turun, maka diprediksi apa yang akan terjadi, yaitu peningkatan sel abnormal dalam tubuh yang manifestasi aikhirnya adalah akan timbul suatu penyakit. Secara ringkas, Ganner dalam Biokimia. Harper menyatakan bahwa kortisol menekan system imun (pertahanan tubuh) yang menyebabkan seseorang rentan terhadap penyakit.

Psikoneuroimunologi Dari Segi Sains
Modifikasi system imun pada saat stress Seperti yang telah dibahas di atas, bahwa ketika kita stress akan terjadi gangguan pada sel-sel tubuh kita, yang secara skematis bisa digambarkan sebagai berikut:

Stress
peningkatan hormone cortisol penurunan sel makrofag(pemakan sel-sel abnormal) peningkatan sel abnormal
pertumbuhan myoplasma (tumor atau kanker) dan penurunan tingkat kekebalan.Sekedar catatan, 1 sel makrofag akan memakan > 20 sel abnormal dalamtubuh. Ini berarti jika ada 10 saja sel makrofag yang turun, makaakan ada 200 sel abnormal yang muncul dalam tubuh kita

Hubungan Kortisol dengan Tahajud
Kortisol dikeluarkan oleh kelenjarnya secara periodic, sehingga membentuk suatu irama yang disebut sebagai `Irama sirkadian`. Kadar kortisol tertinggi dicapai setelah tengah malam (dini hari) hingga siang hari. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menurunkan kadarnya secara umum sehingga kita sehat dengan kekebalan yang tinggi? Kuncinya adalah: Tahajud!

Pada saat kita sholat tahajud, maka kita terbawa pada suatu kondisi emosional yang stabil. Kita akan lebih rileks dan kondisi psikologimenjadi lebih tenang. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Sholeh terhadap 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya menunjukkan bahwa pada pengamal sholat tahajud, kadar hormone kortisol relative stabil dan relative lebih rendah. Ketika diuji kadar system imunnya, diperoleh hasil yang bermakna pada uji statistic dalam kelompok tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sholat tahajud berpengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh imunologik. Sholat tahajud yang dilaksanakan secara kontinyu (terus menerus/ berkesinambungan), khusyuk dan ikhlas mampu menumbuhkan persepsi dan motivasi positive dan memperbaiki suatu mekanisme tubuh dalam mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima. Dengan sholat yang lama, maka sel makrofag mencapai maksimal dan akan memakan sel abnormal lebih banyak.

Prof. Sholeh juga menyebutkan bahwa dengan sholat tahajud selama 2 bulan, akan menurunkan kadar kortisol, meningkatkan jumlah makrofag, basofil, ionofil dll, menurunkan jumlah sel abnormal dan akhirnya penyakit dapat sembuh. InsyaAlloh… Alhamdulillah, berdasarkan pengalaman ketika saya mengidap suatu penyakit kronis, saya mencoba melakukan terapi sholat tahajud di rumah sehat Avicenna. Dalam waktu 10 hari ternyata penyakit saya sirna dan Alhamdulillah saya diberi kesembuhan oleh Alloh melalu terapi sholat tahajud.

Semoga Alloh SWT menjadikan kita sebagai umat muslim yang ahli sholat tahajud. Agar kita bisa sehat secara lahir dan batin. Amin. Dahsyatnya keistimewaan sholat tahajud ini ditulis dari ceramah Prof. Dr. H.M Sholeh Drs.MPD.PNI pada waktu muhasabah sebelum sholat tahajud ketika saya menjalani rawat inap di rumah sehat Avicenna selama 10 hari. Semoga bermanfaat.

Posted by 0 Responses
     

No Comment to “Dahsyatnya Keistimewaan Sholat Tahajud”

  1. Comments are closed.
Dec
22
2011
 
Statistik